Digitalisasi Pendidikan

Apakah digitalisasi pendidikan bermakna bahwa sekolah atau perkuliahan hanya diselenggarakan dengan Zoom, Gmeet dan atau MS Teams atau melalui Youtube? Sampai sejauh mana dunia pendidikan konvensional, baik pada tingkat Dasar, Menengah dan Tinggi dapat memanfaatkan digitalisasi dalam proses penyelenggaraan pendidikannya? Apakah dengan berakhirnya pandemi Covid 19, masa depan digitalisasi pendidikan juga akan berakhir? Mari kitaLanjutkan membaca “Digitalisasi Pendidikan”

Masuk ke dimensi yang lebih tinggi

Perguruan Tinggi di Indonesia harus memasuki dimensi yang lebih tinggi yaitu bukan hanya sekedar institusi yang hanya menyebarkan ilmu pengetahuan (transfer knowledge), atau menghasilkan ilmu pengetahuan (creating knowledge), akan tetapi masuk pada dimensi yang lebih tinggi, yaitu menjadi institusi yang mengkapitalisasi ilmu pengetahuan (capitalizing knowledge). Tentu saja beberapa Perguruan Tinggi (Negeri khususnya) bisa jadi sudahLanjutkan membaca “Masuk ke dimensi yang lebih tinggi”

Toward the New Normal

Menegaskan dari tulisan saya sebelumnya, New Normal harus dipahami sebagai the way we run our business differently baik di sektor bisnis, pendidikan dan atau pemerintahan. Secara kongkritnya adalah WFH berkelanjutan. Dengan pemahaman seperti ini, maka orientasi pemerintah menyegerakan New Normal dengan alasan ekonomi, dapat tercapai, sambil tetap mengupayakan penurunan kurva Covid-19.

Canvas Pengembangan Bisnis

Sebuah aktivitas bisnis harus senantiasa mengalami pertumbuhan atau pengembangan. Pertumbuhan atau pengembangan sebuah aktivitas bisnis pada dasarnya harus direncanakan sejak awal oleh pelaku bisnis, agar aktivitas bisnis tersebut dapat tetap lestari (sustainable). Harus diakui, ada beberapa aktivitas bisnis lahir dari sebuah kebetulan atau momentum yang tepat, sehingga penerimaan di pasar pun baik. Misalnya, ketika beberapaLanjutkan membaca “Canvas Pengembangan Bisnis”

WFH berkelanjutan vs New Normal

Facebook mengumumkan akan memberlakukan opsi WFH secara permanen kepada karyawannya. Keputusan yang sama telah diambil oleh Twitter terlebih dahulu. (https://kumparan.com/kumparantech/ikuti-twitter-facebook-izinkan-karyawan-kerja-dari-rumah-selamanya-1tTgoC5llcu). Keputusan tersebut dengan pertimbangan yang spesifik, yaitu antara lain bahwa aturan tersebut ditujukan bagi karyawan yang berpengalaman dan memiliki kinerja yang baik. Selain itu, faktor karakteristik dan keunikan tugas yang memang bisa dilaksanakan di rumah,Lanjutkan membaca “WFH berkelanjutan vs New Normal”

What we can do to maintain employee productivity during Covid-19?

Perusahaan menghadapi tantangan yang berat di masa pandemik Covid-19 ini, terutama setelah beberapa kota besar memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selain bahwa penjualan mengalami penurunan tajam, ancaman atas produktivitas karyawan juga merupakan hal yang mempengaruhi signifikan. Beberapa perusahaan pada industri spesifik masih bisa mengandalkan sistem penjualan on-line, meskipun volumenya tidak sama dengan disaat normal.Lanjutkan membaca “What we can do to maintain employee productivity during Covid-19?”